Minggu, 22 Maret 2015

Air Supply


God Bye

I can see the pain living in your eyes
(Aku bisa melihat kesakitan di matamu)
And I know how hard you try
(Dan aku tahu seberapa keras kau mencoba)
You deserve to have so much more
(Kau pantas mendapatkan lebih dari itu)
I can feel your heart and I sympathize
(Aku bisa merasakan hatimu dan aku bersimpati)
And I’ll never criticize all you’ve ever meant to my life
(Dan aku tidak pernah mengkritik semua yang telah kau lakukan pada hidupku)

[Chorus:]
I don’t want to let you down
(Aku tidak mau membuatmu terpuruk)
I don’t want to lead you on
(Aku tidak mau membuatmu ikut terlibat)
I don’t want to hold you back
(Aku tidak mau menahanmu kembali)
From where you might belong
(Dari dimana kau seharusnya dulu)

 You would never ask me why
(Kau tidak pernah menanyaiku "kenapa" )
My heart is so disguised
(Hatiku begitu samar)
I just can’t live a lie anymore
(Aku tidak bisa hidup dalam kebohongan lagi)
I would rather hurt myself
(Aku lebih memilih menyakiti diriku sendiri)
Than to ever make you cry
(Daripada membuatmu menangis)
There’s nothing left to say but good-bye
(Tidak ada lagi yang bisa diucapkan selain "selamat tinggal")


You deserve the chance at the kind of love
(Kau berhak mendapatkan cinta yang lain)
I’m not sure I’m worthy of
(aku tak yakin apakah aku pantas)
Losing you is painful to me
(Karena kehilanganmu itu menyakitkan bagiku)

[Chorus]
You would never ask me why
(Kau tidak pernah menanyaiku "kenapa") 
My heart is so disguised
(hatiku begitu samar)
I just can’t live a lie anymore
(Aku tidak bisa hidup dalam kebohongan lagi)
I would rather hurt myself
(Aku lebih memilih menyakiti diriku sendiri)
Than to ever make you cry
(Daripada membuatmu menangis)
There’s nothing left to try
(Tak ada lagi yang harus di coba)
Though it’s gonna hurt us both
(Meskipun harus melukai kita berdua)
There’s no other way than to say good-bye
(Tak ada lagi yang harus di katakan selain selamat tinggal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar