Sabtu, 21 November 2015

kamu iya kamu

awalnya aku meragu akan menulis cerita ini
cuma aku beranikan diri karena hasutan hati yang meronta ingin aku menulis kan ini
beribu status duka di jejaring sosial ku nampak nya mulai bosan mendengar cerita ku tentang dia,
diaryphone pun rasa nya sudah bener2 penuh akan luka yang dia ciptakan..
ya ,, iya,,,Dia..
nama nya masih teramat agung di sanubari
tapi kenapa namaku kau buang di tengah jalan berduri?
sedari dulu aku tidak pernah minta buat di cintai bahkan ketika kamu utarakan perasaan indah itu hatiku masih saja diam
cinta macam apa yang datang di antara kita karena memang sama2 belum kenal lama satu sama lain?
saat aku bilang iya aku hanya berharap cinta ini gk semu seperti cerita cintaku yang dulu
memberimu kesempatan untuk menunjukan segala apa yang sedang kau rasakan dan dalam diam aku menilai
well kamu berhasil membuatku tersenyum2 sendiri karena panggilan sayang mu
membuat ku nyaman dan membuatku merasa di akui karena perlakuanmu mengenalkan ku pada keluarga dan sahabat2 dekat mu,dan saat itu kamu benar membuat aku jatuh cinta lebih dari cinta yang kamu punya untukku saat pertama
bahkan keraguan yang dulu seakan sirna termakan waktu
well kamu berhasil membukutikan sisi keraguan ku dulu
tapi belakangan ini kamu menjauh,bila hari libur tiba kamu pasti libur juga beri aku kabar
aku yang kamu sihir jadi sayang ini semakin kehilangan kamu dan rasa sayang dan rindu yang tak tertahankan ini semakin menjadi setiap hari nya,padahal kamu juga tak berada jauh dengan ku tapi kenapa kamu selalu menghindar saat aku ingin menatap mata mu sekedar melihat masih adakah aku di sana.
kamu menghindar sejauh2 nya,kamu pikir mudah buat ku mengembalikna semua rasa istimewa ini menjadi rasa sederhana??
Segala perbedaan itu membuat mu jauh dariku
Aku menjauh,kamu menjauh kita berusaha saling menjauhi satu sama lain walau jarak kita tak pernah benar2 jauh
Apa rasa sayang ini harus ku bunuh?terlalu jahat mungkin menggugurkan rasa dsaat mekar nya lg terasakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar