Martin Marty Cooper
(lahir 26 Desember 1928 diChicago, Illinois,
USA),
penemu telp genggam selular pertama tahun
1973.
The First
Cellphone (1973)
Name: Motorola
Dyna-Tac
Size: 9 x 5 x 1.75
inches
Weight: 2.5 pounds /
lebih dari 1 kg
Display: None
Number of
Circuit Boards: 30
number
Talk time: 35 minutes
Recharge Time: 10 hours
Features: Sumber: Talk,
listen, dial
Kemajuan
ICT
Kemajuan teknologi telekomunikasi
dan informatika biasa disebut
Informatics,
Communications Technology (ICT)
telah banyak membantu pengguna dalam kehidupan seharihari.
Telekomunikasi di Indonesia
diatur oleh undangundang telekomunikasi no 36/1999 berikut
PP
dan KM yang terkait, sedangkan
penyiaran dan informatika diatur oleh perangkat
Undangundang
berikut PP dan KM tersendiri
secara terkotak-kotak.
perubahan
paradigma dalam telekomunikasi
|
Paradigma lama
|
Paradigma baru
|
|
Pasar
monopolistic
|
Pasar
kompetitif
|
|
Regulasi
sangat ketat
|
Hamper
tanpa regulasi
|
|
Infrastruktur
telekomunikasi
|
Infrasruktur
informasi
|
|
Jasa
dasar & non dasar
|
Jaringan
& jasa
|
|
Informasi
dengan format terpisah
Untuk
suara , data,teks,gambar
|
Informasi
dalam format multimedia
|
|
Hybrid
analog/digital
|
Seluruh
digital
|
|
Circuit
switched
|
IP(packet
switched)
|
|
Dominasi
saluran kawat/kabel
|
Dominasi
oleh nirkabel
|
|
Pentaripan
sesuai jumlah menit
|
Pentaripan
sesuai jumlah byte
|
|
Tergantung
jarak
|
Tidak
tergantung jarak
|
|
Dominasi
BUMN
|
Dominasi
oleh perusahaan swasta & per.public
|
|
Industrial
economy
|
New
economy
|
Pertumbuhan
Pengguna Teknologi Wireless
di
Indonesia
Terlihat bahwa pelanggan terbesar
di Indonesia adalah telekomunikasi wireless baik selular maupun fixed wireless access
(FWA). Sedangkan pertumbuhan pelanggan fixed
wireless dari waktu ke waktu
cendrung berkurang. Ini disebabkan mahalnya biaya investasi yang dibutuhkan walaupun
memiliki performasi yang lebiih stabil
dibandingkan dengan wireless.
Komunikasi berbasis IP memberikan
banyak keuntungan bukan hanya pada pengguna tetapi juga bagi operator. Keuntungan
bagi pengguna yang signifikan adalah tarif yang cenderung turun dengan kualitas
yang semakin baik.
Sedangkan keuntungan bagi
operator adalah semakin rendahnya investasi (Capital expenditure, CAPEX) dan biaya
operasi serta semakin sederhanya jaringan dengan
kapasitas dan kecepatan yang semakin besar.
Klasifikasi
Teknologi Mobile BroadBand
Teknologi akses dapat dibedakan
atas teknologi berbasis wireline dan wireless. Evolusi teknologi akses wireline
diawali dari PSTN(jaringan kabel) berkembang ke ISDN lalu menuju ke DSL sebagai
antisipasi komunikasi BroadBand.
Perkembangan internet juga
mengalami kemajuan yang sangat luar biasa yang semula untuk e-mail dan FTP,
kini mampu untuk chatting, web based application, portal serta
mampu mendukkung VoIP dan IPTV.
Dengan IPTV kita dapat menikmati internet sekaligus menyaksikan acara TV dalam
satu layar.
Kondisi
Jaringan
Jaringan 3G akan lebih banyak
digunakan dari pada 2G dan seiring ekspansi jaringan operator jaringan 4G sudah
mulai beroperasi.
Salah satu teknologi komunikasi
masa depan adalah teknologi 4G, yang didefinisikan sebagai jaringan yang dapat beroperasi
pada teknologi internet serta mengkombinasikan
dengan aplikasi lainnya seperti Wifi dan WiMAX.
Sampai saat ini teknologi 4G ini
masih terus dikembangkan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penerapan
teknologi 4G ini adalah :
a. Penggunaan spektrum yang lebih
efisien
b. Kapasitas jaringan yang lebih
besar
c. Kecepatan data yang cepat
minimal 100Mbps untuk setiap node yang ada
d. Handover yang baik ditengah kerumitan jaringan
yang ada.
e. Kemampuan integrasi dengan beragam jaringan yang ada.
f. Transfer data dengan kualitas
terbaik (realtime audio, high speed, data access, mobile TV dan lainnya).
g. Sistem IP berbasis paket
swiched network
h. Mendukung service multimedia
interaktif
i. Teleconference, wireless
internet
j. Global mobility, service
portability, lowcost
service
k. Skalabilitas untuk jaringan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar